Sunday, September 1, 2019

Hakikat Puasa, Muhammad Rusli Malik



Data buku
  • Judul buku: Harta Terpendam Dibalik Hakikat Puasa Yang Tidak Banyak Diketahui Orang
  • Penulis: Muhammad Rusli Malik
  • Penerbit: Al Barru Publishing
  • Tahun terbit beserta cetakannya: Juni 2005 Al Barru Publishing
  • Halaman Buku : 230 Halaman
Puasa sangat besar manfaatnya bagi kita dan sangat bernilai di hadapan Allah SWT . Namun, Puasa yang bagaimana? Puasa yang berakhir dengan takbir dan salat ID? puasa yang berakhir dengan baju baru? Atau puasa yang berakhir dengan pulang kampung? lebih jauh, bernilaikah puasa yang berakhir, memiliki titik setelah Ramadhan Merdeka, good bye, lalu kembali kepada kebiasaan sebelumnya?
Jujur saja, resensi buku ini sangat bermanfaat bagi kita. Kita siapa? Kita yang puasanya “begitu-begitu saja” Kita yang menganggap puasa ramadhan sebagai rutinitas tahunan dan bahkan beban yang amat dinantikan akhirnya kita yang puasanya hanya bermakna kesibukan lebih di dapur dan mal, atau produktifitas rendah di kantor kita yang sekedar sibuk menghitung-hitung tanggal mengarap "kejatuhan lailatul qadr" dan kita-kita lainnya yang serupa. 
Percayalah, resensi buku ini akan membuka mata kita lebar-lebar, membantu kita untuk dapat memahami resensi puasa ramadhan yang sesungguhnya, sehingga kita dapat meraih segala manfaat.
Resensi buku ini sangat bermanfaat bagi kita semua yang ingin meraih kemuliaan tak terhingga bulan Ramadhan. Sebagaimana kata penulis. “Bersiap-siaplah untuk menyesal setelah membaca tuntas resensi buku ini. Saya Cuma berharap, semoga penyesalan anda itu adalah karena terlambat menemukan resensi ini.





Dibalik Hakikat
Puasa
Yang Tidak tidak Banyak  Diketahui Orang

Puasa dan tahap-tahap pertumbuhan mental
Pada saat Al-Qur’an mewajiban puasa bagi orang-orang yang beriman (Q.S.baqarah [2]: 183) di situ dijelaskan pula bahwa puasa juga diwajibkan atas orang-orang atau umat-umat sebelumnya.

Menyambut Ramadhan
Pada awalnya, Ramadhan hanyalah bulan di mana umat muslim melaksanakan kewajiban puasa dan amalan-amalan mulia lainnya. Kebanyakan orang menyambut bulan suci Ramadhan dengan kenduri. Maksudnya, mengirim doa untuk yang sudah almarhum, silahturahim, memaafkan itu semua kita lakukan agar dalam menunaikan kewajiban ibadah puasa kita tidak ada kendala dan dosa antar persaudaraan.

Persiapan mental
Mengapa harus mental?
Karena untuk mendapat hasil maksimal dari suatu kegiatan. Sikap mental di sini berkaitan dengan bersiap lebih cepat, bangun lebih awal, melawan lapar dan dahaga, Menaklukkan seks, melawan kantuk, pulang lebih dini, dan melawan kebosanan

          Menghidupkan Ramadhan, bukan meramaikan
Jadi agar kita tidak terjebak dalam modus meramaikan, maka hakikat atau substansi amaliah ramadhan perlu di bahas
Puasa
Dalam bahasa arab dan al-qur’an, puasa adalah shawm atau shiyam, yang berasal dari akar kata sha-la-ma, ya-shuw-mu, yang artinya qif anil fili (berhenti di suatu pekerjaan). Jadi puasa adalah koma, jeda, atau sikap berhenti sejenak dara suatu kegiatan yang bersifat rutin  atau kesinambungan.

Tarawih
Tarawih adalah salat malam  atau tahajud yang dipercepat karena tarawih adalah bentuk lain dari salat malam. Tujuannya yaitu agar Tuhanmu mengangkatmu ketempat atau kedudukan yanng terpuji.

Tahajud
Dan di sebagian malam laksanakanlah salat tahajud sebagai ibadah tambahan bagimu mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat ke dudukan yang terpuji (arti dari Q.S Al-israa’(17);79)
Bahwa adanya kata tambahan dalam ayat ini menunjukan bahwa salat tahajud hanyalah tambahan salat wajib.

Shalat Tasbih
Disebut shalat tasbih (menyucikan nama Allah) karena bacaan paling banyak di dalamnya adalah kalimat tasbih. (Subhanallah wal hamdulilah wa la ilaha illallah wallahu akbar) dalam salat tasbih ini kamu bertasbih 300 kali di sepanjang 4 rakaat langsung setiap 1 rakaat 75 kali urutannya seperti ini
·         15 kali antara takbir dan bacaan fatihah
·         10 kali pada saat rukuk
·         10 kali pada saat i’tidal
·         10 kali pada saat sujud pertama
·         10 kali pada saat duduk diantara 2 sujud
·         10 kali pada saat sujud ke dua
·         10 kali pada saat duduk sebelum berdiri kembali
Di raka’at terakhir pada saat duduk tahiyat, kalimat tasbih dibaca sebelum membaca tahiyat, selain kalimat tasbih bacaan salatnya sama saja dengan salat yang lainnya, kecuali bahwa di sini tidak ada istirahat setelah raka’at kedua untuk membaca tahiyat awal.

Witir: Penutup Salat Sunah?
Witir sebetulnya tidak bisa diartikan sebagai jenis salat yang berdiri sendiri. Berdasakan hadis-hadis yang berbicara soal witir, ia kelihatannya memang bukan nama salat tetapi merunjuk kepada bilangan salat tahajud atau salat malam. Jadi witir adalah nama lain dari salat tahajud atau salat malam. Maka jumlah rakaat tidak ada bedanya dengan salat tahajud dan salat malam yaitu satu, tiga, lima, tujuh, sembilan, sebelas atau tiga belah rakaat. Lalu kenapa mesti ganjil atau witir? Jawaban rasullullah “Innallaha ta’ala witrum wa yuhibbul-witra...” (sesungguhnya Allah ta’ala itu witir dan mecintai yang witir.

Baca Al-Qur’an
Ada arti dari (Q.S. Al- Baqarah [2]: 185) yang menjelaskan bahwa ramadhan dipilih sebagai bulan diwajibkan puasa karena disitu Al-Qur’an, kitab suci terakhir, pedoman hidup bagi seluruh manusia, diturunkan (unzila fiyhil-al-qur’an). Bisa dikatakan, puasa adalah serangkaian ‘penghargaan’ dan ‘peringatan’ turunnya Al-Qur’an. Jadi penekanannya sebetulnya bukan pada syariat puasa itu sendiri, tapi pada Al-Qur’annya. Allah sepertinya menginginkan manusia menyambut (bulan) Alqur’an dengan ibadah puasa. Dan sekaligus agar manusia memahami bahwa ada keterkaitan erat antara puasa dan Al-Qur’an.   

Zikir
Berzikir artinya mengisi pikiran, membangun kesadaran, dengan menghubungkan diri dengan sumber segala kebaikan. Secara bahasa, berzikir artinya mengingat atau menyebut. tetapi mengingat sendiri dapat didefinisikan sebagai “menghubungkan sesuatu yang terlebih dulu ada di kepala dengan objek ke dalam pikiran.

Doa
Walaupun doa berkenan dengan seruan atau permintaan hamba kepada tuhannya, tetapi fungsi doa sebetulnya tidak melulu vertikal (Hamba ke Tuhan). Di sini doa dimaknai sebagai ‘jembatan waktu’. Yakni jembatan waktu antara masa sekarang dan masa akan datang. Maka dalam konteks inilah doa memainkan beberapa peran.
Pertama, doa menghubungkan seorang hamba dengan khaliknya. Kedua, doa menegaskan sebuah kehendak. Ketiga, doa adalah sumber motivasi dan menjaga stamina. Keempat, doa meruntuhkan sifat-sifat hewaniah. Kelima, doa menjadi daya pengingat agar tetap konsisten pada tujuan awal
                
Kasalehan individu plus kesalehan sosial
Takwa,  jujur pada diri sendiri, menghargai hak orang lain, syukur dan sederhana.
                
Takwa
Takwa, di dalam  perbincangan masyarakat sehari-hari, Takwa di artikan sebagai “takut” kepada Allah. Ada juga yang membawa kita kepada takwa yaitu sikap jujur dan adil, memaafkan merendahkan suara, melawan sistem yang korup, tidak sombong, menjaga kelestarian lingkungan, dan berpikir holistik (menyeluruh)

Pengertian Itikaf
Menurut bahasa, bentuk dasar dari kata itikaf adalah a-ka-fa, yang artinya berdiam/menetap, mengasingkan diri, atau menekuni sesuatu. Untuk tempat itikaf  bisa dimana saja (sebelum diangkat jadi rasul, nabi Muhammad SAW. Melakukannya di gua hira) tetapi berdasarkan sunnah yang dicontohkan oleh nabi sepanjang hidupnya di madinah, beliau terus melakukannya di masjid

Nuzulul Qur’an dan Lailatul Qadr
Di masyarakat kita indonesia, nuzulul Qur’an (pertama kali turunnya Al-Qur’an kepada nabi di gua hira) diperingati setiap 17 Ramadhan. Sedangkan lailatul Qadr dipercaya terjadi pada malam tanggal-tanggal ganjil di sepuluh hari terakhir bulan ramadhan. Dan di antara sekian malam-malam ganjil (21-23-25-27-29) ini, diyakini malam 27 mempunyai peluang paling besar.
                
Fitrah, Takbir, dan salat ID
ü  Zakat Fitrah
Bukan kebetulan kalau zakat yang satu ini bersambung dengan kata fitrah. Yang namanya zakat dikeluarkan atau dibayarkan dalam bentuk benda. Jadi zakat fitrah ini kita membayarnya dengan makanan atau uang dan juga bisa dengan beras.
ü  Takbir
Membesarkan Allah, dalam bahasa arab disebut takbir. Lafalnya: Alahu akbar (Allah Maha Besar). Dengan demikian, takbir pada prinsipnya adalah sorak kemenangan. Itu sebabnya yel-yel ini di kumandangkan di malam idul fitri, setelah positif Ramadhan terakhir.
ü    Salat ID
Meski sebahagian besar orang (muslim indonesia) menganggap salat Id hukumnya sunah dengan tambahan mu’aqqad tetapi hampir semuanya merasa penting menghadirinya. Karena
  Pertama, mereka menganggap salat ID adalah rangkaian tak terpisahkan dari ibadah puasa.
Kedua, mereka yang menganggap salat ID sebagai ibadah tahunan, karena sangat sayang kalau tidak menghadirinya.
  Ketiga, mereka yang percaya bahwa salat ID menyimpan suatu karamah atau kelebihan-kelebihan supranatural.

·         Penilian Kelebihan dan Kekurangan Buku
Buku ini sangat bermanfaat bagi kita semua yang ingin meraih kemuliaan tak terhingga di bulan Ramadhan. Harus segera saya sampaikan, buku ini bukanlah buku ilmiah. Buku ini hanyalah bentuk tertulis dari ocehan-ocehan spontan yang pernah saya sampaikan di banyak kelompok pengajian, sehingga buku ini bukanlah hasil pikiran saya pribadi, melainkan hasil olah pikiran bersama dari teman-teman yang selalu menghadiri pengajian itu. Mohon maaf jika ada yang salah dalam resensi buku ini karena kita sebagai manusia tidak selalu benar pasti ada kekurangannya. Sekian resensi buku ini saya buat untuk kita bisa lebih baik dalam menjalankan hakikat puasa.
                “Kopi pahit jangan diminum Saya pamit Assalamualaikum”


Ini Ada Vedio Hiburan supaya otak kembali presss



https://www.youtube.com/watch?v=vmi9DofbnqY
Share:

1 comment: