Data
buku
- Judul
buku: Harta Terpendam Dibalik Hakikat Puasa Yang Tidak Banyak Diketahui
Orang
- Penulis:
Muhammad Rusli Malik
- Penerbit:
Al Barru Publishing
- Tahun
terbit beserta cetakannya: Juni 2005 Al Barru Publishing
- Halaman
Buku : 230 Halaman
Puasa sangat besar manfaatnya bagi kita dan sangat bernilai di hadapan Allah SWT . Namun,
Puasa yang bagaimana? Puasa yang berakhir dengan takbir dan salat ID? puasa
yang berakhir dengan baju baru? Atau puasa yang berakhir dengan pulang kampung?
lebih jauh, bernilaikah puasa yang berakhir, memiliki titik setelah Ramadhan Merdeka, good bye, lalu kembali kepada kebiasaan sebelumnya?
Jujur saja,
resensi buku ini sangat bermanfaat bagi kita. Kita siapa? Kita yang puasanya
“begitu-begitu saja” Kita yang menganggap puasa ramadhan sebagai rutinitas
tahunan dan bahkan beban yang amat dinantikan akhirnya kita yang puasanya
hanya bermakna kesibukan lebih di dapur dan mal, atau produktifitas rendah di
kantor kita yang sekedar sibuk menghitung-hitung tanggal mengarap "kejatuhan
lailatul qadr" dan kita-kita lainnya yang serupa.
Percayalah, resensi buku ini akan membuka mata kita lebar-lebar, membantu kita untuk dapat memahami resensi puasa ramadhan yang sesungguhnya, sehingga kita dapat meraih segala manfaat.
Percayalah, resensi buku ini akan membuka mata kita lebar-lebar, membantu kita untuk dapat memahami resensi puasa ramadhan yang sesungguhnya, sehingga kita dapat meraih segala manfaat.
Resensi buku
ini sangat bermanfaat bagi kita semua yang ingin meraih kemuliaan tak terhingga
bulan Ramadhan. Sebagaimana kata penulis. “Bersiap-siaplah untuk menyesal
setelah membaca tuntas resensi buku ini. Saya Cuma berharap, semoga penyesalan
anda itu adalah karena terlambat menemukan resensi ini.
Dibalik Hakikat
Puasa
Yang Tidak tidak Banyak Diketahui Orang
Puasa dan
tahap-tahap pertumbuhan mental
Pada saat Al-Qur’an mewajiban puasa bagi
orang-orang yang beriman (Q.S.baqarah [2]: 183) di situ dijelaskan pula bahwa puasa juga diwajibkan atas orang-orang atau umat-umat sebelumnya.
Menyambut
Ramadhan
Pada awalnya, Ramadhan hanyalah bulan di mana umat
muslim melaksanakan kewajiban puasa dan amalan-amalan mulia lainnya.
Kebanyakan orang menyambut bulan suci Ramadhan dengan kenduri. Maksudnya,
mengirim doa untuk yang sudah almarhum, silahturahim, memaafkan itu semua kita
lakukan agar dalam menunaikan kewajiban ibadah puasa kita tidak ada kendala dan
dosa antar persaudaraan.
Persiapan
mental
Mengapa harus mental?
Karena untuk mendapat hasil maksimal dari suatu
kegiatan. Sikap mental di sini berkaitan dengan bersiap lebih cepat, bangun
lebih awal, melawan lapar dan dahaga, Menaklukkan seks, melawan kantuk, pulang
lebih dini, dan melawan kebosanan
Menghidupkan Ramadhan, bukan meramaikan
Jadi agar kita tidak terjebak dalam modus meramaikan,
maka hakikat atau substansi amaliah ramadhan perlu di bahas
Puasa
Dalam bahasa arab dan al-qur’an, puasa adalah shawm
atau shiyam, yang berasal dari akar kata sha-la-ma,
ya-shuw-mu, yang artinya qif anil fili (berhenti di
suatu pekerjaan). Jadi puasa adalah koma, jeda, atau sikap
berhenti sejenak dara suatu kegiatan yang bersifat rutin atau
kesinambungan.
Tarawih
Tarawih adalah salat malam atau tahajud
yang dipercepat karena tarawih adalah bentuk lain dari salat malam. Tujuannya
yaitu agar Tuhanmu mengangkatmu ketempat atau kedudukan yanng terpuji.
Tahajud
Dan di sebagian malam laksanakanlah salat tahajud
sebagai ibadah tambahan bagimu mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat
ke dudukan yang terpuji (arti dari Q.S Al-israa’(17);79)
Bahwa adanya kata tambahan dalam ayat ini menunjukan
bahwa salat tahajud hanyalah tambahan salat wajib.
Shalat Tasbih
Disebut shalat tasbih (menyucikan nama Allah) karena
bacaan paling banyak di dalamnya adalah kalimat tasbih. (Subhanallah wal
hamdulilah wa la ilaha illallah wallahu akbar) dalam salat tasbih ini kamu
bertasbih 300 kali di sepanjang 4 rakaat langsung setiap 1 rakaat 75 kali
urutannya seperti ini
· 15 kali antara takbir dan bacaan fatihah
· 10 kali pada saat rukuk
· 10 kali pada saat i’tidal
· 10 kali pada saat sujud pertama
· 10 kali pada saat duduk diantara 2 sujud
· 10 kali pada saat sujud ke dua
· 10 kali pada saat duduk sebelum berdiri kembali
Di raka’at terakhir pada saat duduk tahiyat,
kalimat tasbih dibaca sebelum membaca tahiyat, selain kalimat tasbih bacaan
salatnya sama saja dengan salat yang lainnya, kecuali bahwa di sini tidak ada
istirahat setelah raka’at kedua untuk membaca tahiyat awal.
Witir: Penutup
Salat Sunah?
Witir sebetulnya tidak bisa diartikan sebagai jenis
salat yang berdiri sendiri. Berdasakan hadis-hadis yang berbicara soal witir,
ia kelihatannya memang bukan nama salat tetapi merunjuk kepada bilangan salat
tahajud atau salat malam. Jadi witir adalah nama lain dari salat tahajud atau
salat malam. Maka jumlah rakaat tidak ada bedanya dengan salat tahajud dan
salat malam yaitu satu, tiga, lima, tujuh, sembilan, sebelas atau tiga belah
rakaat. Lalu kenapa mesti ganjil atau witir? Jawaban rasullullah “Innallaha
ta’ala witrum wa yuhibbul-witra...” (sesungguhnya Allah ta’ala itu witir
dan mecintai yang witir.
Baca Al-Qur’an
Ada arti dari (Q.S. Al- Baqarah [2]: 185) yang
menjelaskan bahwa ramadhan dipilih sebagai bulan diwajibkan puasa karena disitu Al-Qur’an, kitab suci terakhir, pedoman hidup bagi seluruh manusia, diturunkan (unzila
fiyhil-al-qur’an). Bisa dikatakan, puasa adalah serangkaian ‘penghargaan’
dan ‘peringatan’ turunnya Al-Qur’an. Jadi penekanannya sebetulnya bukan pada
syariat puasa itu sendiri, tapi pada Al-Qur’annya. Allah sepertinya menginginkan
manusia menyambut (bulan) Alqur’an dengan ibadah puasa. Dan sekaligus agar
manusia memahami bahwa ada keterkaitan erat antara puasa dan
Al-Qur’an.
Zikir
Berzikir artinya mengisi pikiran, membangun kesadaran,
dengan menghubungkan diri dengan sumber segala kebaikan. Secara bahasa, berzikir
artinya mengingat atau menyebut. tetapi mengingat sendiri dapat didefinisikan
sebagai “menghubungkan sesuatu yang terlebih dulu ada di kepala dengan objek ke
dalam pikiran.
Doa
Walaupun doa berkenan dengan seruan atau permintaan
hamba kepada tuhannya, tetapi fungsi doa sebetulnya tidak melulu vertikal
(Hamba ke Tuhan). Di sini doa dimaknai sebagai ‘jembatan waktu’. Yakni jembatan
waktu antara masa sekarang dan masa akan datang. Maka dalam konteks inilah doa
memainkan beberapa peran.
Pertama, doa menghubungkan seorang hamba dengan
khaliknya. Kedua, doa menegaskan sebuah kehendak. Ketiga, doa adalah sumber
motivasi dan menjaga stamina. Keempat, doa meruntuhkan sifat-sifat hewaniah.
Kelima, doa menjadi daya pengingat agar tetap konsisten pada tujuan awal
Kasalehan
individu plus kesalehan sosial
Takwa, jujur pada diri sendiri,
menghargai hak orang lain, syukur dan sederhana.
Takwa
Takwa, di dalam perbincangan masyarakat
sehari-hari, Takwa di artikan sebagai “takut”
kepada Allah. Ada juga yang membawa kita kepada takwa yaitu sikap jujur dan
adil, memaafkan merendahkan suara, melawan sistem yang korup, tidak sombong,
menjaga kelestarian lingkungan, dan berpikir holistik (menyeluruh)
Pengertian
Itikaf
Menurut bahasa, bentuk dasar dari kata itikaf adalah
a-ka-fa, yang artinya berdiam/menetap, mengasingkan diri, atau menekuni
sesuatu. Untuk tempat itikaf bisa dimana saja (sebelum diangkat jadi
rasul, nabi Muhammad SAW. Melakukannya di gua hira) tetapi berdasarkan sunnah
yang dicontohkan oleh nabi sepanjang hidupnya di madinah, beliau terus
melakukannya di masjid
Nuzulul Qur’an
dan Lailatul Qadr
Di masyarakat kita indonesia, nuzulul Qur’an (pertama
kali turunnya Al-Qur’an kepada nabi di gua hira) diperingati setiap 17 Ramadhan.
Sedangkan lailatul Qadr dipercaya terjadi pada malam tanggal-tanggal ganjil di
sepuluh hari terakhir bulan ramadhan. Dan di antara sekian malam-malam ganjil
(21-23-25-27-29) ini, diyakini malam 27 mempunyai peluang paling besar.
Fitrah, Takbir,
dan salat ID
ü Zakat Fitrah
Bukan kebetulan
kalau zakat yang satu ini bersambung dengan kata fitrah. Yang namanya zakat dikeluarkan atau dibayarkan dalam bentuk benda. Jadi zakat fitrah ini kita
membayarnya dengan makanan atau uang dan juga bisa dengan beras.
ü Takbir
Membesarkan Allah, dalam bahasa arab disebut takbir.
Lafalnya: Alahu akbar (Allah Maha Besar). Dengan demikian, takbir pada
prinsipnya adalah sorak kemenangan. Itu sebabnya yel-yel ini di kumandangkan di
malam idul fitri, setelah positif Ramadhan terakhir.
ü Salat ID
Meski sebahagian besar orang (muslim indonesia)
menganggap salat Id hukumnya sunah dengan tambahan mu’aqqad tetapi hampir
semuanya merasa penting menghadirinya. Karena
Pertama, mereka
menganggap salat ID adalah rangkaian tak terpisahkan dari ibadah puasa.
Kedua, mereka
yang menganggap salat ID sebagai ibadah tahunan, karena sangat sayang kalau
tidak menghadirinya.
Ketiga, mereka
yang percaya bahwa salat ID menyimpan suatu karamah atau kelebihan-kelebihan
supranatural.
· Penilian Kelebihan dan Kekurangan Buku
Buku ini sangat bermanfaat bagi kita semua yang ingin
meraih kemuliaan tak terhingga di bulan Ramadhan. Harus segera saya sampaikan,
buku ini bukanlah buku ilmiah. Buku ini hanyalah bentuk tertulis dari
ocehan-ocehan spontan yang pernah saya sampaikan di banyak kelompok pengajian,
sehingga buku ini bukanlah hasil pikiran saya pribadi, melainkan hasil olah
pikiran bersama dari teman-teman yang selalu menghadiri pengajian itu. Mohon
maaf jika ada yang salah dalam resensi buku ini karena kita sebagai manusia
tidak selalu benar pasti ada kekurangannya. Sekian resensi buku ini saya buat
untuk kita bisa lebih baik dalam menjalankan hakikat puasa.
“Kopi
pahit jangan diminum Saya pamit Assalamualaikum”
Ini Ada Vedio Hiburan supaya otak kembali presss
Ini Ada Vedio Hiburan supaya otak kembali presss
https://www.youtube.com/watch?v=vmi9DofbnqY
Bagus resensi bukunya
ReplyDelete